[LENGKAP] Pengalaman Mengikuti Rekrutmen GPTP V Telkom

[LENGKAP] Pengalaman Mengikuti Rekrutmen GPTP V Telkom

December 3, 2018 0 By kurniawanwp

Semangat Pagi!
Pagi!
Pagi!
Pagi!

Bagi yang belum familiar, sapaan Semangat Pagi! yang kemudian dijawab dengan kata “Pagi” sebanyak tiga kali tersebut adalah sapaan khas para Telkomers (sebutan untuk orang-orang yang bekerja di Telkom), sebagai salah satu sapaan penyemangat dalam menjalani hari-hari di Telkom.

Sebelumnya, ijinkan saya memperkenalkan diri terlebih dulu. Saya Kurniawan, saat ini alhamdulillah sudah menjadi karyawan tetap di Telkom, yang masuk melalui rekrutmen Great People Trainee Program (GPTP) Telkom batch V tahun 2017.

Pada post ini, ijinkan pula saya untuk sedikit berbagi mengenai tahapan-tahapan yang saya lalui ketika mengikuti rekrutmen GPTP Telkom tersebut. Tapi sebelumnya, perlu diketahui bahwa jalur seleksi masuk ke Telkom melalui program GPTP itu ada banyak, diantaranya:

  1. Jalur LPDP – Untuk orang-orang yang menurut saya sangat special yang diberi kesempatan menerima award untuk melanjutkan studi S2 di luar negeri.
  2. Jalur Talent Scout – Untuk orang-orang yang menurut saya juga sangat special yang direkrut dari lulusan perguruan tinggi ternama dengan prestasi akademik yang baik.
  3. Jalur Non Academic – Kembali lagi, untuk orang-orang special yang berprestasi di berbagai bidang olahraga, jadi abang none, dan teman-temannya.
  4. Jalur Socio Digi Leader – Untuk orang-orang special yang berkecimpung di dunia startup yang tentunya saat ini sangat dibutuhkan oleh Telkom untuk memasuki era digital.
  5. Jalur Web – Untuk orang-orang biasa (seperti saya), yang tidak masuk ke 4 jalur di atas hehehe

FYI, untuk jalur-jalur special yang saya sebutkan di atas, umumnya mereka tidak akan mengikuti keseluruhan tahapan rekrutmen GPTP, dan biasanya akan langsung masuk ke tahap akhir rekrutmen (assessment day dan tes kesehatan). 

Nah, buat kalian-kalian yang termasuk ke dalam golongan rakyat jelata seperti saya, yang pengen tau apa saja tahapan-tahapan rekrutmen GPTP Telkom via jalur web, yuk, scroll terus ke bawah!

Tahapan Mengikuti GPTP Telkom (Jalur Web)

Nah, kita lanjut ya ceritanya… Secara umum, ada 5 rangkaian tahapan ketika mengikuti rekrutmen GPTP Telkom via jalur web, yaitu:

  1. Seleksi Administrasi
  2. Test Online
  3. Interview Online, Essay dan Surat Referensi (sempat dapat info kalau tahapan yang ini sudah tidak ada lagi di GPTP-GPTP setelah angkatan saya)
  4. Test Kesehatan
  5. Assessment Day

Mari kita bedah satu persatu!

1. Seleksi Administrasi

Mari masuk ke tahapan pertama. Apa yang perlu kamu lakukan ketika di beranda Facebook atau di feed Instastory ada teman kamu yang membagikan flyer pengumuman rekrutmen GPTP Telkom? Hal yang perlu kamu lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, buka web rekrutmen Telkom yang bisa kamu akses di https://rekrutmen.telkom.co.id
  2. Baca dengan seksama, form isian data diri yang perlu dilengkapi.
  3. Persiapkan dokumen-dokumen pendukung seperti foto half dan full body, KTP / akta lahir, ijazah, transkrip, sertifikat TOEFL, sertifikat-sertifikat penghargaan dan dokumen lain yang diperlukan, seperti Lampiran Surat Keterangan Kerja buat kamu yang pernah bekerja di perusahaan lain.
  4. Mulailah mengisi, dan jawablah pertanyaan-pertanyaan tambahan seputar situasi, harapan dan pilihan dengan jujur
  5. Pilih bidang pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikanmu, atau bahkan sesuai dengan minatmu (saya memilih telekomunikasi)
  6. Review kembali isian data diri tersebut, lalu klik submit!

Setelah klik submit, kini saatnya menunggu sampai hari terakhir periode pendaftaran berlalu dan pengumuman untuk lanjut ke tahap berikutnya muncul.

FYI, saya tidak ingat berapa jumlah orang yang lolos di tahap administrasi ini, karena banyak sekali jumlahnya, dan entahlah, mungkin semua yang klik submit akan otomatis lolos di tahap ini.

2. Test Online

Setelah mendapatkan notifikasi lewat email terkait pengumuman seleksi administrasi, segeralah buka pengumuman tersebut! Jika namamu ada disana, maka selamat! kamu lolos ke tahap selanjutnya!

Ada tiga jenis test yang diujikan secara online yaitu : test potensi akademik dasar, english ability test, dan knowledge assessment. Yuk, kita bahas satu per satu!

TPA Dasar

Test ini menurut saya merupakan test tersulit dari ketiga jenis test yang diujikan secara online. Kenapa? karena test ini membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi dan ketenangan dalam mengerjakannya.

Soal-soal yang diujikan di tahapan ini ada beberapa, antara lain : deret (menurut saya ini yang paling susah), sinonim, antonim, daya bayang ruang (semacam gambar yang dibolak-balik), dan sejenisnya.

Ada beberapa tips yang bisa saya bagikan untuk mempersiapkan test ini, diantaranya:

  • Istirahat yang cukup di malam hari sebelum test dimulai. Ingat, konsentrasi yang tinggi diperlukan untuk menyelesaikan test ini, jadi jangan sampai kurang tidur lalu pas waktunya ngerjain malah pusing.
  • Siapin kertas corat-coret yang banyak. Serius, yang BANYAK! dan pastikan alat tulis bekerja dengan baik. Ketika mengerjakan soal deret, jika kertasmu sudah mulai penuh dengan tulisan, gantilah dengan kertas yang baru agar tidak mengganggu konsentrasimu.
  • Relax dan tetap tenang, jika ada pertanyaan yang dirasa susah, skip ke pertanyaan selanjutnya. Perhatikan waktu yang tersisa selama ujian berlangsung. Jawab semua pertanyaan, sekalipun ragu akan jawabannya.

Knowledge Assessment

Bagian ini menurut saya, jaaauh lebih mudah bila dibandingkan dengan TPA dasar. Soal-soal yang diujikan pun disesuaikan menurut bidang yang kita pilih pada tahap Seleksi Administrasi, yang artinya, jika kamu memilih bidang telekomunikasi maka soal-soalnya pun akan berkutat seputar telekomunikasi. Demikian pula dengan informatika, legal, akuntansi, dll

Saya memilih bidang telekomunikasi, dan soal-soal yang diujikan mencakup banyak hal, antara lain teknologi wifi (standard 802.11 ax), seputar transponder satelit, perhitungan-perhitungan gelombang, teknologi akses (ADSL, SDSL, FTTH, etc), dan bahkan seputar OSI Layer pun ada!

Beberapa tips untuk mempersiapkan test ini:

  • Ingatlah, jika setelah batas akhir pengiriman dokumen seleksi administrasi, kita masih mempunyai waktu untuk mengulang kembali materi-materi kuliah sembari menunggu pengumuman seleksi administrasi tersebut muncul. Manfaatkan waktu ekstra ini dengan baik, karena jika TPA kita merasa gagal, hasil test online bisa lebih terbantu kalau kita berhasil mengerjakan knowledge assessment dengan baik.
  •  Pertanyaan yang ditanyakan sebetulnya tidak membutuhkan analisis yang begitu mendalam (cuma kulit-kulitnya saja) namun mencakup banyak hal. Jadi, menurut saya, tidak perlu menghabiskan waktu untuk belajar terlalu detail.

English Ability Test

Nah, ini merupakan bagian yang saya suka, karena menurut saya, soal-soal yang diujikan tidak terlalu sulit. Soal-soal yang diujikan menurut saya juga standar, seperti materi reading, grammar, dan vocabulary (lupa apa lagi). Ada satu hal yang cukup baru bagi saya yang sebelumya hanya familiar dengan test TOEFL, yaitu soal reading dengan jawaban berupa true, false or not given (mirip soal di IELTS).

Tips saya hanya ada satu, jika menemukan jenis soal reading, maka, bacalah dulu beberapa pertanyaan, lalu kemudian baca bacaannya. Atau, boleh pula lakukan skimming pada bacaan, lalu lihat pertanyaannya, dan kembali ke bacaan untuk membacanya dengan lebih detail.

Thought on Online Test

Well, jujur, tahapan ini menurut saya wajib kamu persiapkan dengan baik. Karena apa? Karena buanyaaak banget yang mentok pada tahapan ini (ada yang bilang rasio antara yang lolos dan ga lolos 1:18).

Jadi, manfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan test ini.

3. Interview Online, Essay dan Surat Referensi

Mari kita lanjutkan! Tahapan ketiga dari rangkaian rekrutment GPTP Telkom adalah interview online, essay dan submit surat referensi.

Interview Online

Sesi interview online ini dibagi menjadi dua hari. Hari pertama untuk cek koneksi, dan hari kedua adalah sesi interview yang sebenarnya.

FYI, dulu Telkom menyediakan opsi untuk menggunakan ruangan-ruangan di beberapa kantor Witel Telkom untuk keperluan interview online ini (waktu itu saya memilih witel jogja). Jika rumahmu dekat dengan pilihan kantor witel yang bisa digunakan untuk interview online ini, saran saya, sebaiknya kamu manfaatkan tawaran tersebut. Koneksi yang mumpuni menjadi kunci, walaupun bila terjadi masalah teknis, pihak penyelenggara dapat menggunakan telepon untuk menghubungi kita.

Oke, kembali lagi ke poin utama. Bagaimana mekanisme interview online tersebut? Dan, apa sajakah pertanyaan yang ditanyakan?

Ada dua orang pewawancara yang akan mewawancarai kita, dan ada dua jenis pertanyaan yang akan ditanyakan : seputar hal-hal teknis dan seputar kegiatan kita selama kuliah.

Hal-hal teknis yang ditanyakan, sebagaimana dengan test online, menyesuaikan dengan bidang yang kamu pilih.

Jika waktu itu saya memilih bidang telekomunikasi, maka pertanyaan yang muncul pun meliputi, antara lain : teknologi telekomunikasi berikut regulasi dan standard, seputar bisnis digital dan hubungannya dengan bisnis telekomunikasi, teknlogi fiber, OSI layer, produk telkom, pertanyaan seputar network (core, IP, etc), dan lain lainnya.

Essay

Topik yang diberikan untuk pembuatan essay berbeda-beda setiap batch. Pada waktu itu, topik yang diberikan untuk GPTP angkatan saya adalah seputar bagaimana Telkom dapat bertahan dengan maraknya layanan OTT (over the top).

Tips yang bisa saya bagikan ada dua, perbanyak riset untuk menjawab pertanyaan tersebut, dan tulislah essay tersebut di aplikasi microsoft word terlebih dahulu, lalu copy paste-kan di form yang sudah disediakan ketika kamu sudah puas dengan tulisanmu.

Surat Referensi

Surat referensi ini bisa kamu mintakan darimana saja. Bisa dari dosen pembimbing skripsi, atau, bagi yang sudah pernah bekerja, bisa kamu mintakan ke mantan atasanmu dulu.

FYI : Waktu itu, hanya beberapa puluh orang saja yang tidak bisa lanjut ke tahap selanjutnya.

4. Test Kesehatan

Apabila kamu lolos ke tahap selanjutnya, maka kamu akan mendapatkan email yang berisikan dua hal. Kapan kamu akan melakukan assessment day dan kapan kamu harus mengikuti test kesehatan.

Saya melakukan test kesehatan di Jogja, dan lab yang ditunjuk adalah lab Pramita di Jalan Cik Diktiro.

Test kesehatan saat rekrutmen Telkom ini menurut saya bisa dibilang cukup lengkap. Mulai dari cek darah, radiologi, auditory, visual, cek kesehatan umum, termasuk “yang itu” wkwkwk.

Tidak ada tips khusus sih untuk test ini, cuman entah mitos atau bukan (tapi saya ngikutin), katanya perbanyak minum susu cap panda yang iklannya naga :), istirahat yang cukup malam sebelum test dilakukan, dan datang seawal mungkin ke lokasi, karena bakalan ngantri.

5. Assessment Day

Nah, ini adalah tahap terakhir dari serangkaian panjang rekrutmen GPTP Telkom. Kegiatan ini full dilaksanakan seharian. Nah, apa saja rangakain test pada assement day ini? Mari kita simak!

FYI : Pada pagi harinya, kita diminta untuk melakukan registrasi sambil menyerahkan dokumen-dokumen yang kita submit pada saat tahap administrasi.

Psikotest Lanjutan

Karena soal-soal tentang deret, bayang ruang, dan lain-lain sudah diujikan pada saat test online, maka test-test tersebut tidak akan diujikan lagi pada tahapan ini.

Beberapa soal yang diujikan pada tahap ini yaitu : Pauli test; Gambar pohon; Gambar orang; Menyempurnakan gambar dari berbagai bentuk (Wartegg), hmm.. apa lagi ya?

Again, jangan tidur terlalu larut pada malam sebelum assessment day dimulai, agar konsentrasi dan daya tahanmu terjaga.

Test Bidang (Lanjutan)

Pada tahap ini, disajikan beberapa soal, ada yang berupa studi kasus seputar bidang yang kita pilih, ada yang berupa teori, yang seingat saya berbeda sekali dengan test-test bidang yang diujikan pada tahap-tahap sebelumnya. Kerjakan sebaik mungkin, lalu kumpulkan dengan senyuman 🙂

Culture Fit Assessment

Pada test ini, kita diminta untuk membuka web. Soal-soalnya tidak susah, hanya ingin melihat kesesuaian kita terhadap budaya perusahaan.

Tips : bagi yang penasaran apa itu budayanya Telkom, silakan akses web ini

Business Game

Menurut saya, dari keseluruhan tahap rekrutmen GPTP Telkom, bagian ini adalah bagian terunik. Business game ini sejatinya adalah FGD yang dikemas dalam permainan yang kata orang mirip dengan permainan monopoli. Dan tentu, karena bernama game, maka nikmatilah prosesnya. Rugi atau untung itu urusan belakangan.

Banyak aspek yang dinilai dari game ini, diantaranya adalah kemampuan dalam bekerjasama, insting bisnis, strategi, dan pengetahuan umum. Pada game ini, kita diminta untuk menyelesaikan permasalahan hutang yang dihadapi oleh kelompok dan cara untuk melunasinya adalah dengan memiliki sebanyak mungkin properti yang bisa dibeli secara individu, berkelompok, atau berafiliasi antar kelompok. So, just let the game flow!

Interview Panel

Nah, setelah menikmati game, kini saatnya masuk ke bagian yang paling mendebarkan : interview panel. Sesuai namanya, pada tahap ini kita akan diwawancarai tiga orang pewawancara. Seingat saya, saat itu yang mewawancarai saya adalah Pak Aris Hartoni (EGM Divisi TV dan Video), satu mbak HR, dan satu orang dari Telkom Corporate University.

Pertanyaan yang ditanyakan (seingat saya) adalah tentang skripsi, bagaimana mengimplementasikan hasil skripsi tersebut, diminta menceritakan diri, lalu disela cerita, pewawancara akan menanyakan seputar cerita itu, studi kasus seputar masalah pekerjaan, pertanyaan seputar pertanyaan-pertanyaan yang kita jawab di CV dan satu pertanyaan dalam bahasa inggris, seputar “apa yang membuat saya berbeda dengan kandidat lain”.

Pembicaraan mengalir, dan tidak terasa sudah sekitar satu jam berlalu. Di akhir waktu, kita diberi kesempatan untuk bertanya. Tanyalah apapun yang ada di benak kalian, sehingga pewawancara tahu, bahwa kita tertarik untuk bergabung di Telkom.

Cukup melelahkan, dan itulah serangkaian panjang dari assessment day kala itu. Saya ingat, waktu itu tahapan ini berakhir sekitar pukul 5 sore.

Berapa Lama Proses Rekrutmen GPTP?

Mungkin ada yang bertanya, berapa lama ya proses rekrutmen ini berlangsung? Untuk angkatan saya, yaitu GPTP V, proses ini berlangsung sekitar 3 bulan. Saya menyelesaikan pengisian CV di akhir desember, dan pengumuman kelolosan datang pada akhir maret.

Proses Rekrutmen GPTP V Telkom

Final Thought

Itulah sekelumit tulisan yang bisa saya bagikan mengenai proses dan tahapan rekrutmen GPTP Telkom. Sebuah proses yang melelahkan, cukup panjang, dan tidak mudah.

Seingat saya, dari sekitar 200an orang yang lolos sampai tahap assessment day melalui jalur web, hanya separuhnya yang berhasil lolos menjadi bagian dari Great People Trainee Program. Disini, berdoa dan berusaha serta persiapan diri menjadi kunci.

Saya sangat welcome. Apabila ada hal-hal yang ingin didiskusikan, silakan tinggalkan komentar kalian di bawah, atau bisa hubungi saya melalui instagram saya di @_k.u.r.n.i.a.w.a.n_. Semoga Sukses!

Share it!