November, belum tepat sebetulnya dikatakan sebagai musim dingin, toh di beberapa tempat di Benua Eropa, bulan November ini daun-daun masih berwarna kuning. Namun di Lofoten, November adalah bulan yang istimewa, karena lembut butiran-butiran salju mulai dapat dirasakan. Winter is Coming!!

Baca juga : Satu Hari di Bangkok? Begini Itinerarynya

Pada post ini, aku ingin berbagi, tentang perjalananku ke Lofoten, gugusan kepulauan yang terletak di sebelah barat Norwegia, yang terkenal dengan keindahan puncak-puncak pegunungan dan arctic fjord-nya. Namun, pada tulisan ini, aku belum ingin membahas banyak tentang keindahan kepulauan itu. Aku hanya ingin berbagi mengenai apa-apa yang perlu dipersiapkan sebelum terbang ke tempat yang penuh kedamaian itu.

1. Tiket Pesawat dari Jakarta ke Eropa

Katanya, ada 1001 jalan menuju Roma. Begitu pula, ada banyak rute yang bisa kita tempuh untuk sampai ke Eropa. Sepengalamanku, beberapa tahun belakangan ini, di bulan-bulan tertentu, beberapa online travel agent seperti tiket.com dan Traveloka terlihat beberapa kali menawarkan promo untuk bisa terbang ke Eropa dengan harga yang cukup miring.

Dengan bermodalkan sekitar 5 juta dari promo gledek-nya tiket.com, aku sudah bisa mendapatkan tiket pulang-pergi dari Jakarta ke Amsterdam dengan menggunakan maskapai full service Etihad Air.

Tiket Pulang Pergi Jakarta - Amsterdam

2. Tiket Pesawat ke Kepulauan Lofoten

Ada banyak cara untuk dapat pergi ke Lofoten, bergantung dengan tempat-tempat mana saja yang mau disinggahi sebelum kesana. Waktu itu sih, aku ingin pergi ke Copenhagen dulu, jadi rute yang aku ambil adalah : Amsterdam – Copenhagen – Oslo (transit) – Harstad Narvik dengan menggunakan pesawat berbiaya rendah-nya Eropa, Scandianavian Airlines (SAS) yang sayangnya, rute-rutenya belum dapat kita lihat di online travel agent tanah air

Bicara tentang Scandianvian Airlines, setidaknya ada dua jenis tiket pesawat yang bisa pilih : SAS Go dan SAS Plus, yang perbedaannya terletak pada fasilitas yang bisa kita nikmati, refundable and rebookable policy, dan juga jumlah bagasi yang bisa dibawa. Untuk SAS Go sendiri ada dua pilihan : SAS Go Light (hanya bisa bawa bagasi kabin saja) dan SAS Go Smart (bisa bawa koper dengan berat 23 Kg).

Perbedaan jenis tiket Scandinavian Airlines untuk pergi ke Lofoten

Sebetulnya, ada beberapa rute yang bisa diambil dari Amsterdam, untuk sampai ke Lofoten, bergantung dengan kota mana yang akan disinggahi di sana. Sebagai informasi, ada dua kota besar di Kepulauan Lofoten yang mempunyai bandar udara, yaitu Svolvaer dan Leknes, dan SAS menyediakan penerbangan sampai ke kedua kota tersebut :

AMS – OSL – BOO – SVJ (Svolvaer)

AMS – OSL – BOO – LKN (Leknes)

Alasan kenapa aku memilih bandara Harstad Narvik (EVE) sebagai tempat persinggahan adalah, karena aku ingin menikmati perjalanan dari timur sampai ke barat kepulauan itu.

Sukanya aku dengan maskapai SAS adalah, sekalipun ini maskapai berbiaya rendah, di penerbangan kita akan ditawari minuman teh atau kopi panas.

TIPS :

Cek tiket di flysas.com dengan memanfaatkan fitur Low Price Calendar untuk mencari kapan pergi, dan kapan pulang dari Lofoten dengan harga termurah!

Harga tiket AMS - SVJ dengan fitur Low Price Calendar

3. Akomodasi di Lofoten Islands

Kembali lagi, bergantung dengan lokasi mana saja yang akan kita singgahi, pilihan akomodasi akan mengikuti. Sebagai contoh, aku menginap di Henningsvaer karena ingin melihat lebih dekat stadion bola-nya yang sangat indah, lalu menginap di Eliassen Rorbuer untuk merasakan tinggal di cottage yang dulunya merupakan rumah-rumah nelayan, dan Svolvaer yang letaknya di tengah-tengah kepulauan Lofoten agar bisa dengan mudah kembali ke Harstad Narvik Airport.

Berikut daftar tempat dimana waktu itu aku menginap:

Johs. H. Giæver Apartments di Henningsvaer, via booking.com

Eliassen Rorbuer di Hamnoy, via https://rorbuer.no/

Villa Svolvaer via booking.com

Eliassen Rorbuer

4. Visa

Karena gak mau ribet, aku menggunakan jasa tour and travel untuk pengurusan visa lewat kedutaan Belanda. Syarat-syaratnya sih standar ya, paspor asli dan fotocopy, copy KTP dan KK, foto warna 3,5 x 4,5 latar belakang putih, bukti tiket hotel dan pesawat, rekening koran tiga bulan terakhir, dan surat keterangan kerja dari kantor.

Alhamdulillah ketika itu aku bisa dapat multiple entry visa yang bisa aku gunain sampai tahun depan.

5. Sewa Mobil di Lofoten

Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan untuk bisa mengeksplor Lofoten dengan leluasa adalah menyewa mobil dan menyetir sendiri. Ada banyak website yang menawarkan jasa sewa mobil yang bisa dipick up di bandara-bandara yang ada di Kepulauan Lofoten.

Waktu itu aku sewa mobil via avis.com.

Note that penyewaan di AVIS, dan mungkin di tempat lain memerlukan deposit via kartu kredit ketika berada di tempat pick up. Jadi sebelum sampai ke Lofoten, pastikan bahwa kartu kredit kita bisa dipakai disana.

Mobil dari AVIS yang menemani perjalanan ke Lofoten

6. International Driving License, Perlukah?

Nah, bagaimana dengan SIM? Apakah kita perlu buat SIM International?

Pengalaman aku, tidak perlu! Waktu ambil mobil dan ditanya tentang driving licence, aku cuma menyodorkan SIM A biasa. Dan waktu kendaranku di-stop polisi di jalan (asli deg-deg-an kirain ada yang salah >.<), dan ditanya driving licence, aku menyodorkan SIM A yang biasa itu tadi dan gak jadi masalah. Ditanya darimana, terus pak polisinya bilang “still long way to home”

7. Mata Uang

Mencari mata uang Norwegia (NOK) di Jakarta itu sulit. NOK aku dapatkan dengan menukarkan beberapa Dolar, Euro dan DKK yang tersisa di Copenhagen Central Station. Disana ada banyak money exchange. Sepengalamanku Tavex Gold & Exchange punya rate yang paling bagus, dan aku sungguh menyesal menukarkan uangku di Ria Money. (200 Euro di Tavex Gold & Exchange bisa dapat 1850 NOK, tapi di Ria Money, cuman dpt 1500-an NOK).

Jadi, kalau memang gak bisa dapat NOK di Indonesia, bawa saja Euro atau Dolar dari Indonesia untuk ditukar disana, dan sebisa mungkin jangan ditukar di Bandara, karena rate-nya biasanya buruk!

8. SIM Card

SIM Card aku beli di Indonesia via Tokped, dengan harga 250rb untuk 10 hari unlimited, dan lancar jaya ketika dipakai di Eropa (Lofoten juga). Ini Link-nya.

9. Perlengkapan Musim Dingin

Untuk bisa menikmati Lofoten ketika musim dingin dengan nyaman, outfit sangat perlu diperhatikan. Ya minimal biar gak masuk angin lah. Begini kira-kira outfitku selama di Lofoten :

Winter Outfit di Lofoten

Winter Jacket aku beli di toko ini, Celana Winter Wool aku belinya juga di toko yang sama. Kombinasi jaket dan celananya yang tebal dan nyaman membuatku tidak merasa dingin sama sekali ketika berjalan-jalan di luar.

Sarung tangan dan kaos kaki aku beli di Uniqlo. Sepatu boot aku beli import via Lazada. Syal dan masker aku sudah punya sejak tinggal di Korea.

Oh ya, jangan lupa untuk membawa lip balm ya, biar bibir gak pecah-pecah karena pengaruh cuaca dingin.

10. Makanan

Aku beli rice cooker kecil di ACE untuk aku bawa ke Eropa, dan di ketiga akomodasi di atas yang aku sebutkan itu sudah disediakan dapur dengan perkakas yang cukup lengkap. Bahkan sampai bisa memanggang ayam dengan menggunakan oven.

Bahan makanan seperti beras bisa dicari di supermarket yang ada di Lofoten seperti Kiwi di Svolvær atau Rema 1000 di Leknes. To my surprise, ayam dan daging sapi halal juga ada di dua supermarket ini. Selain itu di Svolvær juga ada toko halal dekat dengan Kiwi, jadi kalau misalkan stok indomie sudah habis, bisa deh beli di toko itu.

Oh ya untuk garam nampaknya kita tidak perlu membeli di supermarket, karena di tiga tempat yang aku inapi, sudah ada garam di dapurnya, dan mungkin berlaku juga di tempat penginapan lainnya di Lofoten.

Itulah 10 hal esensial yang perlu kamu tahu dan persiapkan sebelum kamu pergi ke Lofoten. Kalau ada yang perlu ditanya, jangan sungkan hubungi aku di instagram aku ya… Happy Traveling!

Share it!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here